POST DETAIL

Senin, 6 Februari 2012 - 16:50

Mengenang Bob Marley Ranah Musik Reggae dan Pergerakan Sosial

Seruu.com - Robert Nesta "Bob" Marley peringatan ulang tahunnya yang ke 67 tahun dan tidak sedikit media online yang mengangkat berita mengenai ikon raggae sedunia ini.

Bob marley dikenal sebagai tokoh yang berpengaruh terhadap perubahan perlawanan di Jamaika dan juga memotivasi banyak orang tentang persamaan hak dan anti rasis. Selain itu Bob juga dikenal sebagai orang yang sangat berperan sebagai penyebar musik Jamaika dan gerakan Rastafari ke seluruh penjuru dunia.

Secara biografi, Ayahnya Bob Marley, Kapten Norval Sinclair Marley yang merupakan seorang pengawas tanah perusahaan Crown Lands, milik pemerintahan Inggris yang telah menjajah Jamaika sejak tahun 1960 an dan ibunya, Cendella seorang wanita pribumi, keduanya bertemu saat Cendella berkunjung ke distrik Nine Miles.

Bob Marley lahir dengan nama aslinya Robert Nesta Marley. Pada kelahirannya di hari Rabu, Februari 1945, beberapa orang melihat beberapa meteor jatuh, dengan kepercayaan yaitu akan lahir seorang tokoh besar.

Bob sewaktu kecil saat dia pindah bersama ibunya ke Trench Town - Kingston, memiliki group ska & rocksteady dengan nama "The Teenager" yang nantinya berubah menjadi The Wailing Rudeboys dan berganti lagi menjadi The Wailing Wailer dan akhirnya berganti nama dengan The Wailers. Grup ini di bentuk Bob Marley pada tahun 1962 bersama dengan rekan-rekannya, Bunny Livingstone, Peter Mcintosh, Junior Braithwaite, Beverley Kelso dan Cherry Smith. Dan mulai dari sinilah Bob dikenal dalam dunia Reggae.

Lagunya yang sangat populer hingga saat ini adalah "No Woman No Cry" pada tahun 1974. Awalnya lagu ini populer di Jamaika dan negara-negara di Amerika Serikat.

Namun penyakit kanker membuat dunianya berakhir. Bob Marley terkena penyakit kanker kulit pada tahun 1977. Namun hal ini disembunyikan dari publik. Dan Bob kembali lagi ke dunia Jamaica pada tahun 1978 dan mengeluarkan SURVIVAL pada tahun 1979 diikuti oleh kesuksesan tur keliling Eropa.

Bob dalam perjalanan karirnya pernah melakukan dua kali pertunjukkan di Madison Square Garden dalam rangka merengkuh warga kulit hitam di Amerika Serikat.

Namun suatu hari Bob harus menghentikan langkahnya di dunia yang dia geluti. Bob pingsan di NYC's Central Park saat sedang jogging. Kanker yang diderita oleh Bob sudah menyebar hingga ke otak, paru-paru, dan lambung. Penyanyi Reggae ini pun menghembuskan nafas terakhirnya pada 11 Mei 1981 pada usia 36 tahun di Miami Hospital, dengan meninggalkan istri dan 5 orang anak dan yang salah satu anaknya  bersekolah di adabiah Padang yang bernama Imam Satria.[fps]

MOST POPULAR