POST DETAIL

Kamis, 21 Juni 2012 - 10:32

Paul Verhoeven Akan Adaptasi Buku Kontroversial 'Yesus of Nazaret' Jadi Film

Seruu.com - Setelah Darren Aronofsky akan siap untuk film "Noah" dan Ridley Scott serta Steven Spielberg dengan rencana masing-masing mereka dalam film 'Moses', kini pembuat film Paul Verhoeven sedang mempersiapkan untuk membuat sebuah film tentang Yesus Kristus. Film Alkitab ini direncanakan akan didasarkan pada buku kontroversial Verhoeven itu sendiri, yakni "Yesus of Nazaret".

Menurut lansiran dari Deadline, Verhoeven, yang sutrdara asli film "Robocop", didukung oleh Chris Hanley yang akan membiayai proyek ambisius tersebut. Naskah, sementara itu, akan disediakan oleh Roger Avary, yang memenangkan Oscar untuk Best Original Screenplay pada karyanya dalam Quentin Tarantino "Pulp Fiction".

Verhoeven mengaku bahwa ia menulis "Yesus of Nazaret" setelah membenamkan dirinya dalam sejarah dan meneliti tentang kehidupan Yesus Kristus. Dalam buku tersebut, bagaimanapun, pembuat film asal Belanda ini menunjukkan semua mukjizat yang ditulis dalam Perjanjian Baru termasuk konsepsi suci dan kebangkitan.

Buku ini memicu kontroversi karena menyatakan bahwa Yesus mungkin telah menjadi produk Maria yang diperkosa oleh tentara Romawi. Hal ini juga menyatakan bahwa Yesus adalah seorang nabi radikal yang "melakukan pengusiran roh jahat dan yakin ia akan menemukan kerajaan Surga di bumi, dan tidak tahu dirinya akan dihukum mati di kayu salib oleh Pontius Pilatus."

"Jika Anda melihat orang itu, jelas Anda memiliki seseorang yang benar-benar inovatif di bidang etika," kata Vergoeven menjelaskan titik kontroversial pada pandangan tentang cerita tersebut ke Deadline pada 2011.

"Gairah saya sendiri untuk Yesus datang ketika saya mulai menyadari hal itu. Ini bukan tentang keajaiban, ini tentang seperangkat etika baru, keterbukaan terhadap dunia yang laknat di dunia yang dikuasai Romawi," tambahnya.

"Saya percaya Yesus disalibkan karena mereka merasa bahwa secara politik, ia adalah orang yang berbahaya berikutnya jika dipilih akan semakin besar dan besar," ungkapnya.

Dia menambahkan bahwa cita-cita Yesus adalah tentang perilaku utopia manusia, tentang bagaimana kita harus memperlakukan satu sama lain, bagaimana kita harus melangkah ke dalam 'sepatu' musuh kita. [fps]

MOST POPULAR